Mais Nurdin I am a blogger who is lazy to write. "Smart Blogging"

4 Oleh Oleh Khas Pariaman, Sumbar Yang Lezat

1 min read

4 Oleh-Oleh Khas Pariaman, Sumbar Yang Lezat

Oleh-Oleh Khas Pariaman – Kabupaten Pariaman berlokasi di Provinsi Sumatera Barat, memiliki banyak sekali potensi wisata yang indah, mulai dari Destinasi pantai, pulau, alam, budaya hingga kuliner.

Kabupaten ini sangat terkenal dengan salah satu budaya mereka, bernama Tabuik. Di sisi lain yang tak kalah menarik adalah gugusan pantai dan mulainya yang indah, dan selalu dibanjiri wisatawan lokal maupun internasional.
Salah satu yang paling wajib untuk kamu coba adalah berbagai jenis kuliner asli Pariaman, yang tentunya bisa membuat lidah anda ketagihan. Selain itu, cocok juga dijadikan oleh-oleh. Berijut, beberapa diantaranya yang dikutip dari Minangku.com :

Rendang Runtiah

Tidak habis-habisnya inovasi rendang dilakukan oleh masyarakat Pariaman. Anda bisa mencoba rendang dengan bentuk suwiran daging yang lebih menggoda dan bercita rasa kuat bernama rendang Runtiah.
masyarakat atau para pelancong yang menyukai produk oleh-oleh ini dikarenakan tekstur lebih renyah, kadar air sedikit, daging kering dan tentu rasanya lebih nendang di lidah.
Anda bisa menambahkan rendang runtiah ini ketika makanan nasi goreng atau nasi hangat dengan sambal.

Dadiah

Makanan khas yang tidak Anda temukan ketika di Jawa, tetapi pasti ada di kawasan Pariaman dan Sumatera Barat adalah dadih atau dadiah.
Makanan ini berasal dari susu kerbau yang difermentasi atau disebut dengan yougurt susu kerbau. Cara pengolahannya pun masih dilakukan secara tradisional tanpa alat modern.
Susu kerbau yang baru saja diperah langsung dimasukkan wadah bambu dan ditutupi daun waru atau daun pisang.
Kedua daun ini harus dilayukan terlebih dahulu menggunakan api, fungsinya agar ketika menjadi penutup, bakteri baik lactobacillus casei bisa berkembang pada susu kerbau.

Selama fermentasi, suhu ruangan harus stabil.

Lamanya fermentasi susu kerbau kurang lebih 2 hingga 3 hari. Setelah susu menggumpal seperti tekstur yogurt, dadiah ini langsung dikemas dan siap dijual di pasaran.

Ini dipercaya memiliki manfaat kesehatan yang cukup banyak, mulai dari menurunkan kolesterol, mencegah kanker usus hingga meningkatkan imunitas tubuh.

Pinyaram

Makanan manis khas Pariaman dan sekitarnya yang bisa menjadi oleh-oleh untuk keluarga di rumah adalah pinyaram. Makanan ini dibuat dari tepung beras hitam/putih, gula aren, gula pasir dan santan.
Adonan pinyaram harus dimasak di kuali sebagai alat pencetaknya. Masyarakat Pariaman atau suku Minang biasanya menyuguhkan Pinyaram pada hari pernikahan dan hari raya idul fitri.

Kue tradisional ini bisa Anda temukan di pasar tradisional atau toko oleh-oleh jajanan Pariaman di sepanjang kota.

Ada 2 pilihan jenis Pinyaram yakni putih (dari beras putih) dan hitam (dari beras hitam).

Sedangkan untuk rasanya sendiri ada original, durian dan pisang. Harga untuk 1 pinyiram mulai dari Rp 3.000,- . sangat murah bukan?

Rendang Telur Kering

Olahan rendang di kota Pariaman memang sudah sangat bervariatif. Selain dibuat roti rendang, Anda juga harus mencoba rendang telur kering.

Oleh-oleh khas Pariaman ini dibuat dari telur ayam, tepung terigu, serai, daun salam, daun jeruk, santan, air dan garam.

Selain itu, ditambahkan pula rempah-rempah seperti bawang putih, cabai, lengkuas, jahe, merica hingga kunyit.

Bentuk dari renang telur ini seperti keripik, sehingga sangat cocok dijadikan cemilan atau lauk pelengkap nasi.

Anda bisa mendapatkan rendang telur kering di toko oleh-oleh kota Pariaman dengan harga terjangkau mulai dari Rp 20.000,00 (200 gram) hingga Rp 70.000,- (1 kg).

Demikianlah, ulasan singkat kali ini mengenai beberapa Oleh-oleh khas Pariaman yang lezat, terkenal dan ramah di kantong. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat dan terima kasih.
Mais Nurdin I am a blogger who is lazy to write. "Smart Blogging"

One Reply to “4 Oleh Oleh Khas Pariaman, Sumbar Yang Lezat”

Tinggalkan Balasan

Please rate

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: